Minggu, 05 Maret 2017

Acungkan Pistol dan Tabrak Polisi, Bandit ini Merintih Perih saat Kemaluannya Dibedil

Acungkan Pistol dan Tabrak Polisi, Bandit ini Merintih Perih saat Kemaluannya Dibedil

iklan
iklan
iklan

Baca Juga

Redaksitwo.blogspot.com

Acungkan Pistol dan Tabrak Polisi, Bandit ini Merintih Perih saat Kemaluannya Dibedil

SEBARKANBERITA


Acungkan Pistol dan Tabrak Polisi, Bandit ini Merintih Perih saat Kemaluannya Dibedil

BLAMBANGAN UMPU - Upaya pelarian Arifin (37), tersangka pengedar narkoba, berakhir di sebuah klinik.

Aparat Polres Way Kanan meringkus warga Kampung Sangkaran Bakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, ini pada Rabu (1/3) malam.

Ketika itu, Arifin sedang mengobati luka tembaknya.

Tak mudah bagi aparat Satuan Narkoba membekuk Arifin.

Dalam catatan kepolisian, tersangka pengedar narkoba jenis sabu tersebut sudah menjadi target operasi.

Ia terindikasi kerap mengedarkan sabu di tempat hiburan organ tunggal.

Kapolres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Yudy Chandra Erlianto mengungkapkan, penangkapan Arifin berawal dari informasi warga pada Rabu sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi itu menyebutkan adanya terduga pengedar sabu di organ tunggal di Dusun Talang Karet, Kampung Lembasung, Blambangan Umpu.

"Anggota Satnarkoba bersama Team Khusus Antibandit 308 menyelidiki dan memantau gerak-gerik tersangka. Sepertinya dia tahu ada anggota yang memantaunya. Dia lalu pergi ke arah Martapura (Sumatera Selatan) naik mobil merek Toyota Agya warna merah BE 2990 WIB," papar Yudy melalui ponsel, Kamis (2/3).

Setibanya di simpang Bambu Kuning, Blambangan Umpu, polisi menghadang Arifin.
Namun, tersangka malah tancap gas hingga menabrak dua polisi.

Akibatnya, kedua polisi itu mengalami luka memar di kaki.

"Dari dalam mobil, tersangka mengacungkan senjata api," imbuh Yudy.
Polisi lainnya kemudian melepaskan tembakan peringatan.

Arifin tetap melaju.

Tak ingin target kabur, polisi melepaskan tembakan ke arah mobil Arifin.

"Tersangka tetap tancap gas. Di tengah perjalanan, dia sempat membuang sebuah tas ke tepi jalan," ujar Yudy.

Polisi sempat kehilangan jejak Arifin.

Namun, tak lama kemudian, aparat Satnarkoba memperoleh informasi bahwa tersangka berada di Klinik Al-Husna Medica, Kampung Umpu Kencana, Blambangan Umpu.

Polisi pun meluncur ke klinik tersebut dan mendapati mobil Arifin terparkir.

"Di dalam, tersangka rupanya minta tolong kepada petugas klinik untuk mengobati luka tembaknya di bagian pinggang bawah tembus ke organ vitalnya. Tembakan anggota ternyata mengenai tersangka. Anggota akhirnya mengamankan dia," jelas Yudy.

Paket Kecil di Bawah Jok Mobil

SETELAH mengamankan Arifin, polisi menggeledah mobil tersangka.

Dari dalam mobil, tepatnya di bawah jok pengemudi, polisi menemukan 1 bungkusan rokok merek Clas Mild.

Di dalamnya terdapat 1 paket kecil narkoba jenis sabu.

Polisi juga melakukan penyisiran di jalan tempat tersangka membuang tas. Hasilnya, polisi mendapati sepucuk senpi rakitan dan sebuah tas kulit warna cokelat di tepi jalan lintas tengah simpang Bambu Kuning, Blambangan Umpu.

Berikutnya, anggota Satnarkoba, Satreskrim, Satsabhara, Satintelkam, dan Siepropam menggeledah rumah Arifin.

Hasilnya, terdapat berbagai barang bukti antara lain 6 buah sedotan plastik, 3 buah cotton bud, sebuah kaca pirex, 2 lembar plastik kecil sisa pakai sabu, serta 3 buah amunisi kaliber 3,8.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti ke Polres Way Kanan. Sementara Arifin dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah ZA Pagar Alam, Way Kanan.

"Sekarang tersangka sudah dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung," ujar Kasat Narkoba Polres Way Kanan Inspektur Satu Nelson Siahaan.

Arifin akan dijerat pasal berlapis. Di antaranya pasal 114 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukumannya, penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
Kemudian pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api dan Amunisi.

Ancamannya maksimal hukuman mati atau seumur hidup atau setinggi-tingginya 2 tahun penjara.






from Berita Terbaru http://ift.tt/2m7NSOe
via IFTTT
iklan

Related Posts

Acungkan Pistol dan Tabrak Polisi, Bandit ini Merintih Perih saat Kemaluannya Dibedil
4/ 5
Oleh